Kota Pariaman, Sumatera Barat, kembali mengajukan permohonan resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana alam. Dalam proposal tersebut, pemerintah daerah menyoroti kerusakan jalan, jembatan, saluran irigasi, serta fasilitas publik lainnya yang terdampak signifikan pasca hujan deras disertai angin kencang beberapa waktu lalu.
Wali Kota Pariaman menyampaikan bahwa kondisi infrastruktur yang rusak tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi logistik dan layanan darurat. “Kami telah mendata seluruh titik kerusakan dan memprioritaskan yang paling kritis. Harapan kami, proposal ini segera ditindaklanjuti agar pemulihan bisa berjalan cepat,” ujarnya dalam rapat koordinasi bersama tim teknis provinsi.
Kementerian PUPR sendiri telah memberikan respons positif dan berjanji akan melakukan verifikasi lapangan dalam waktu dekat. Jika sesuai dengan data yang diajukan, anggaran rehabilitasi infrastruktur akan dialokasikan melalui program penanganan darurat bencana nasional. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat Pariaman yang sempat lumpuh akibat bencana.
Sementara itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga ketahanan infrastruktur lokal juga terus digalakkan. Pemerintah setempat mengimbau warga untuk aktif melaporkan kerusakan kecil sebelum berkembang menjadi masalah besar. Di tengah upaya pemulihan ini, ada banyak cara untuk tetap produktif—bahkan sambil menunggu infrastruktur pulih, Anda bisa mencoba peruntungan di Indobet, platform hiburan yang menawarkan berbagai pilihan permainan seru dan menguntungkan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Pariaman diyakini mampu bangkit lebih kuat dari dampak bencana dan membangun infrastruktur yang lebih tangguh di masa depan.