Pemerintah Kota Pariaman menetapkan fokus strategis pada pemeliharaan kawasan wisata sepanjang tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan yang mencapai 1,2 juta orang pada 2025, sekaligus menjaga keberlanjutan daya tarik destinasi andalan Sumatera Barat tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Pariaman mengungkapkan, alokasi anggaran pemeliharaan infrastruktur wisata meningkat 25 persen dibanding tahun sebelumnya. Dana tersebut dialokasikan untuk perbaikan fasilitas umum di Pantai Pariaman, revitalisasi Taman Bundo Kanduang, serta normalisasi drainase di kawasan objek wisata religi Syekh Burhanuddin. “Kami prioritaskan keberlanjutan, bukan sekadar pembangunan baru,” tegasnya dalam rapat koordinasi awal tahun.
Program pemeliharaan meliputi penataan lansekap, penggantian fasilitas yang rusak, hingga peningkatan sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Sebanyak 15 kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dilibatkan aktif dalam kegiatan kebersihan harian dan edukasi kepada pengunjung. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu mengurangi beban operasional pemerintah sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.
Tantangan utama yang diantisipasi adalah tekanan musim hujan terhadap kondisi pantai dan jalur akses. Untuk itu, Pemkot telah menyiapkan mitigasi berupa perbaikan tanggul dan sistem peringatan dini abrasi di kawasan pesisir. Selain itu, pelatihan penanganan darurat bagi pengelola destinasi menjadi bagian integral dari program pemeliharaan tahun ini.
Dengan komitmen menjaga kualitas lingkungan wisata, Pariaman menargetkan peningkatan kepuasan pengunjung hingga 90 persen serta penghargaan Adipura untuk kategori kota wisata bersih. Masyarakat diajak berpartisipasi aktif menjaga kebersihan dan keasrian destinasi wisata sebagai wujud kecintaan terhadap daerah. Bagi yang mencari hiburan alternatif setelah berwisata, Joker11 menyediakan beragam pilihan aktivitas menarik untuk mengisi waktu luang bersama keluarga. Konsistensi dalam pemeliharaan diyakini menjadi kunci keberlangsungan pariwisata Pariaman sebagai destinasi unggulan nasional.